SmS : 0812 8657 6168

mferrywong@yahoo.com

 

Konseling & Terapi

Home Care Therapy + Conseling

(Sesuai Perjanjian)

 

WA. 0812 8657 6168, BBM 7f9aaabc

 

SIPT : 448/77/SIPT/DINKES/XII/2010

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Asi Sedikit, Jangan Kecil Hati

Assalammualaikum, Pak Ferry. Saya seorang ibu yang baru saja melahirkan anak dan menyusui. Namun karena air susu saya sedikit sehingga sering kekurangan ASI. Sekiranya apa obat herbal yang dapat saya gunakan. Saya sangat kuatir bila tidak dapat menyusui anak lagi karena saya juga seorang wanita pekerja yang akan mulai bekerja beberapa bulan lagi. Terima kasih.
Sonia | 081685xxxx

 

Jawaban:
Walaikumsalam Wr. Wb Saudari Sonia yang dirahmati Allah SWT. Memiliki anak adalah anugerah terindah yang diberikan Allah SWT. Dan menyusui merupakan anugrah terbesar yang hanya dapat dilakukan oleh seorang ibu. Sampai ada pepatah yang mengatakan ”Surga berada dibawah telapak kaki ibu”.


Jaman sudah banyak mengalami perubahan, sehingga ASI dapat dikeluarkan dan disimpan di wadah yang aman dan higienis untuk diberikan kembali kepada bayi. Obat herbal yang sering digunakan adalah daun katuk, kedelai, kunyit, temulawak, alfalfa dan biji fenugreek, daun pepaya, daun singkong, daun kacang panjang (lembayung), dan bayam.


Yang tak kalah penting, susui bayi sesuai kebutuhan atau yang lebih dikenal dengan konsep on demand. Kapan bayi membutuhkan, saat itu juga ASI diberikan, tanpa kenal waktu siang ataupun malam. Pahami bahwa di minggu-minggu awal, bayi memiliki pola menyusu tidak teratur. Namun seiring dengan bertambahnya waktu, bayi juga akan memiliki ritme menyusui.


Jawaban di atas untuk membantu mengetahui lebih jauh mengenai kondisi keluhan dan bukan untuk mengantikan konsultasi secara langsung. Insya Allah, dapat memberikan manfaat dan diberikan kesembuhan segera. Silahkan konsultasikan langsung apabila masih membutuhkan jawaban lanjut dan obat herbal yang tersedia.

M. Ferry Wong

 

 

Nasia Freemeta Iskandar

Sumber : http://www.jurnalbogor.com/?p=92261 

 

Kembang Tahu & Daun Katuk, Genjot Prosuksi Air Susu Ibu

 

Bogor - Menurut Pakar Pengobatan Tradisional Natural Therapy Center M. Ferry Wong, selain masalah psikologis, ternyata asupan makanan dan obat-obatan herbal juga dapat mempengaruhi produksi Air Susu Ibu (ASI). Oleh karena itu, ibu yang saat ini sedang menyusui sang buah hati harus mulai berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan maupun obat herbal.
“Sebaiknya bagi ibu menyusui hindari herbal seperti daun saga dan peterseli karena dapat mengurangi produksi ASI. Kemudian juga adas, sebab sifatnya mempengaruhi hormon. Lalu, lidah buaya karena bersifat sebagai pencahar, dan terakhir daun comfrey, karena herbal ini dapat terakumulasi di ginjal. Tentu ini tidak baik bagi kesehatan ibu dan si bayi,” terang Ferry kepada Jurnal Bogor, kemarin.


Sementara sumber makanan yang dapat melancarkan ASI salah satunya adalah kacang kedelai. Biasanya sering diolah menjadi makanan kembang tahu. Konon, kembang tahu dapat merangsang keluarnya ASI, sehingga sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu-ibu sebelum dan sesudah melahirkan.


“Kembang tahu terkenal sebagai sumber protein pemulih kesehatan. Hal tersebut didukung oleh tingginya kadar protein dan daya cerna dari protein tersebut. Sama seperti kacang kedelai, kembang tahu juga memiliki komposisi asam amino sangat baik. Asam amino yang cukup menonjol adalah lisin,” jelas pria kelahiran Singkawang itu.


Selain kembang tahu, daun katuk juga sangat efektif untuk meningkatkan ASI. Dan itu sudah dilakukan penelitian dengan mengambil sample ibu menyusui yang sejak hari kedua setelah melahirkan diberi ekstrak daun katuk sebanyak 3 x 300 mg setiap hari selama 15 hari berturut-turut, produksi ASI meningkat sebanyak 50,7 persen.


“Daun katuk mengandung protein, lemak, kalium, fosfor, besi, vitamin A, B1, dan C yang lengkap. Dan karena kandungan nutrisi inilah membuat daun katuk melancarkan ASI. Tanaman ini juga mengandung flavonoid, saponin, dan tanin, yang masing-masing memiliki peran sebagai antidemam, melancarkan air seni (diuretic), dan membersihkan darah. Ini sangat cocok dikonsumsi bagi ibu yang baru saja melahirkan,” pungkas Ferry.

M. Ferry Wong

 

 

Nasia Freemeta Iskandar

Sumber : http://www.jurnalbogor.com/?p=96590