SmS : 0812 8657 6168

mferrywong@yahoo.com

 

Konseling & Terapi

Home Care Therapy + Conseling

(Sesuai Perjanjian)

 

WA. 0812 8657 6168, BBM 7f9aaabc

 

SIPT : 448/77/SIPT/DINKES/XII/2010

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hipertensi

by. M. Ferry Wong

 

Hipertensi atau sering disebut penyakit darah tinggi adalah suatu keadaan dimana pembuluh darah kehilangan elastisitas ( yang dosebabkan salah satunya adalah oleh kondisi pembuluh darah yang sudah tua , kaku dan rapuh ) , sehingga menyebabkan peningkatan tekanan darah pada pembuluh nadi atau arteri melebihi nilai normal . Menurut WHO , seseorang dikatakan menderita hipertensi apabila tekanan darahnya lebih dari 140 / 90 mmHg.

Faktor penyebab hipertensi 90% belum diketahui secara pasti, tapi berkaitan dengan gaya hidup / life style ( pola makan tidak sehat , tingkat kesibukan yang sangat tinggi dan tingkat stress tinggi, kurang istirahat dan olah raga ) .

 

Gejala Hipertensi

Sering sakit kepala, pusing, sering capek / merasa pegal-pegal , lelah , gugup , mengantuk , bingung , mati rasa ( baal ) dan kesemutan pada tangan dan kaki , sesak nafas / nafas pendek , batuk dan hidung berdarah , muka kemerahan , pandangan mata kabur , serta sulit mengerti perkataan orang lain ( harus diulang ) .

 

Faktor Resiko Hipertensi

1. Dapat dikendalikan , diantaranya adalah batasi makanan berlemak jenuh tinggi , makanan olahan / berpengawet , kopi , teh , garam , stress , cukup makanan berserat , istirahat dan olah raga.

2. Tidak dapat dikendalikan , diantaranya adalah usia ( tensi cenderung meningkat seiring dengan bertambahnya usia ) , genetik ( keluarga dengan riwayat genetik ) , jenis kelamin ( pria umumnya beresiko lebih tinggi , namun lebih tinggi pada wanita paska menopouse ) .

 

Komplikasi Hipertensi

  • Stroke

  • Serangan jantung

  • Edema paru

  • Gagal ginjal

  • Kebutaan karena pecahnya pembuluh darah mata

  • Komplikasi lainnya

 

 

 

 

Hajar Hipertensi Dengan Belimbing

Jurnal Bogor, Posted by Hilman Septian on March 3rd, 2011
Rubrik : Kesehatan 

 

Ass. Pak Ferry. Usia saya 55 tahun. Bagaimana caranya untuk menjaga supaya tekanan darah tetap stabil? Kadang-kadang tekanan darah saya naik sampai 170/100 dan turun 120/100. Sebenarnya, berapa normal tekanan darah untuk usia seperti saya? Obat herbal atau minum jus apa untuk menjaga tekanan darah stabil? Terima kasih.

Jusup Supandi Cianjur | 081722xxxx

 

Salam kenal Pak Ferry. Bapak saya usia 60 tahun. Mengidap penyakit darah tinggi yang kadang-kadang setelah melakukan aktivitas sehari-hari cepat lelah dan langsung merasakan pusing. Kira-kira makanan dan minuman apa ya yang tidak boleh dikonsumsi olehnya? Terima kasih.

No Name | 08586024xxxx

 

Jawaban:
Walaikumsalam Wr. Wb Saudara/i yang dicintai Allah SWT. Menurut Menteri Kesehatan ketika membuka pertemuan regional Badan Kesehatan Dunia (WHO) Asia Tenggara menyampaikan bahwa angka prevalensi PTM (Penyakit Tidak Menular) di Indonesia cukup tinggi. Diantaranya, penyakit hipertensi, penyakit jantung, stroke, penyakit tulang dan otot, serta kecelakaan lalu lintas.
Tekanan darah adalah menunjukkan keadaan di mana tekanan yang dikenakan oleh darah pada pembuluh arteri ketika darah dipompa jantung ke seluruh anggota tubuh. Tekanan darah dapat dilihat dengan mengambil dua ukuran dan biasanya ditunjukkan dengan angka, misalnya 120 / 80 mmHg. Tekanan darah juga dipengaruhi oleh aktivitas fisik, di mana akan lebih tinggi pada saat melakukan aktivitas dan lebih rendah ketika beristirahat.

Faktor dominan yang menyebabkan hipertensi adalah pola makan dan aktivitas tubuh. Pengendalian hipertensi antara lain :

  1. Diet rendah garam, kolesterol, dan lemak jenuh. Mengurangi asupan garam ke dalam tubuh. Harus memperhatikan kebiasaan makan penderita hipertensi. Pengurangan asupan garam secara drastis akan sulit dilaksanakan, jadi sebaiknya dilakukan secara bertahap dan tidak dipakai sebagai pengobatan tunggal.

  2. Berhenti merokok dan alkohol.

  3. Latihan fisik secara teratur.

  4. Menghindari stres. Hal ini penting untuk memberi efek ketenangan yang dapat mengontrol sistem saraf sehingga dapat menurunkan tekanan darah.

  5. Memperbaiki gaya hidup kurang sehat. Penting melakukan olahraga seperti senam aerobik atau jalan cepat sekitar 30 menit sebanyak beberapa kali dalam sepekan.

Ramuan herbal yang sering digunakan adalah daun pegagan (centella asiatica), temulawak (curcumae xanthorizha), mahkota dewa, belimbing, bawang putih, dan seledri. Minuman jus belimbing matang 100 ml setiap hari dapat menurunkan tekanan darah tinggi, namun harus dipantau perkembangannya.
Jawaban di atas untuk membantu mengetahui lebih jauh mengenai kondisi keluhan dan bukan menggantikan konsultasi secara langsung. Insya Allah, dapat memberikan manfaat dan diberikan kesembuhan segera. Silahkan konsultasikan langsung apabila masih membutuhkan jawaban lanjut dan obat herbal yang tersedia adalah NATURAL FIT untuk  membantu melancarkan darah yang dapat diperoleh juga di apotik dan klinik Suhu YO Cibubur, Depok, Tangerang atau di situs www.naturaltherapycenter.us.

= M Ferry Wong
Sumber : http://www.jurnalbogor.com/?p=156863