SmS : 0812 8657 6168

mferrywong@yahoo.com

 

Konseling & Terapi

Home Care Therapy + Conseling

(Sesuai Perjanjian)

 

WA. 0812 8657 6168, BBM 7f9aaabc

 

SIPT : 448/77/SIPT/DINKES/XII/2010

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kolesterol

by. M. Ferry Wong

 

Kolesterol adalah lemak berwarna kekuningan dan berbentuk seperti lilin yang diproduksi oleh organ liver (hati). Keberadaan kolesterol dalam proses metabolisme secara menyeluruh didalam tubuh sangat dibutuhkan , diantaranya untuk membuat :

  • Hormon seks ( yang sangat penting bagi perkembangan dan fungsi organ seksual ) ,

  • Hormon korteks adrenal ( penting untuk metabolisme ) ,

  • Vitamin D ( penyerapan kalsium dalam tubuh ) , dan

  • Garam empedu ( membantu usus menyerap lemak ) .

Namun demikian, keberadaan kolesterol yang terlalu tinggi dalam pembuluh darah akan menyebabkan bencana besar seperti penyumbatan pembuluh darah. Apabila terjadi penyumbatan pada pembuluh darah jantung , maka akan menyebabkan gangguan jantung , dan jika terjadi pada pembuluh darah otak akan menyebabkan terjadinya stroke . Kolesterol diukur dalam milimol ( mmol ) per liter darah , yaitu jumlah molekul per liter plasma darah .

Cara mengevaluasi kadar kolesterol adalah sebagai berikut :

  • Kurang dari 5 mmol : Normal .

  • 6 s/d 7 mmol : Sedang .

  • 7 s/d 9 mmol : Cukup Tinggi .

  • Lebih dari 9 mmol : Sangat Tinggi .

 

Faktor Resiko / Penyebab Kelebihan Kolesterol :

  • Gaya hidup tidak sehat dimana pola makan tinggi kalori dan lemak serta kurang olah raga . Peningkatan kadar kolesterol dan lemak seringkali disebabkan oleh konsumsi lemak berlebihan dalam susunan menu kita , seperti daging , minyak goreng , keju , jeroan , dll.

  • Merokok dan minum alkohol .

  • Kegemukan .

Komplikasi Kolesterol :

  • Penyakit Jantung .

  • Stroke .

  • Hipertensi .

  • Hiperlipi demia ( trigliserid tinggi ) .

Menurunnya kadar Kolesterol Jahat ( LDL , Low Density Lipoproteins ) :

  • Menurunkan risiko terbentuknya plak dalam pembuluh darah ;

  • Mengurangi plak yang ada dalam pembuluh darah ;

  • Mencegah penyumbatan pembuluh darah ;

  • Menurunkan risiko penyakit jantung ;

  • Menurunkan risiko stroke .

Pencegahan :

  • Menjaga berat badan agar tidak overweight ;

  • Olah raga secara rutin ;

  • Menjaga pola makan sehat ;

  • Menghindari atau berhenti dari kebiasaan buruk seperti : merokok

  • Konsumsi suplemen tambahan

3 Jenis lemak yang terdapat di dalam makanan :

  • Saturated , lemak yang harus dihindari, terdapat pada kuning telur , jerohan dan otak sapi.

  • Monounsaturated , lemak jenis ini dapat dikonsumsi dalam jumlah terbatas, terdapat pada udang dan kepiting .

  • Poliunsaturated , lemak jenis ini yang sebaiknya banyak dikonsumsi karena dapat meningkatkan HDL ( High Density Lipoproteins ) kolesterol dan menurunkan LDL ( Low Density Lipoproteins ) , terdapat pada ikan laut seperti : Salmon , Tuna , dan Tenggiri yang mengandung Omega 3 .

 

 

Hantam Kolesterol Dengan Herbal

Jurnal Bogor, 16 Agt 2009

 

Bogor - Kolesterol adalah salah satu komponen dari lemak yang terdiri dari kolesterol jahat atau biasa disebut LDL (Low Density Lipoprotein), dimana lemak ini dapat menempel pada pembuluh darah. Sedangkan kolesterol baik yang dikenal dengan HDL (High Density Lipoprotein) merupakan lemak yang dapat melarutkan kandungan LDL dalam tubuh. 

“Seperti yang kita ketahui, lemak juga sangat diperlukan tubuh disamping zat gizi lainnya karena lemak adalah salah satu sumber energi yang memberikan kalori paling tinggi. Fungsi lemak khususnya kolesterol adalah untuk membentuk dinding sel-sel dalam tubuh. Selain itu, kolesterol juga mengolah banyak zat penting dalam tubuh, seperti hormon, vitamin D, dan garam-garam empedu yang berguna membantu usus menyerap lemak,” papar Pakar Pengobatan Herbal Ust. Ferry Wong kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Tapi yang jadi permasalahan bila kadar kolesterol LDL dalam tubuh mulai ngadat alias berlebih, diatas 159mg/dl. Maka akan tertimbun di dalam dinding pembuluh darah dan menimbulkan aterosklerosis (penyempitan atau pengerasan pembuluh darah). “Sebaliknya, kadar kolesterol HDL harus selalu dijaga jumlahnya karena akan memberi daya proteksi yang lebih tinggi,” ujarnya.

Sebenarnya kolesterol yang dibutuhkan secara normal itu diproduksi sendiri oleh tubuh dalam jumlah yang tepat. Nah, kadarnya bisa menjadi tinggi kalau terlalu banyak makan-makanan kurang sehat seperti berasal dari lemak hewani dan junk food. “Kolesterol bisa diobati dengan ramuan herbal. Salah satunya ialah jamu pahitan yang sering dimanfaatkan untuk berbagai masalah kesehatan, terutama untuk gatal-gatal, kencing manis, dan menurunkan kadar kolesterol dalam darah,” kata Ferry.

Bahan baku dasar dari jamu pahitan adalah sambiloto. Racikan pahitan sangat bervariasi, ada yang hanya terdiri dari sambiloto, tetapi adapula yang menambahkan bahan-bahan lain yang rasanya juga pahit, seperti brotowali, widoro laut, doro putih, dan babakan pule. Adapula yang mencampurkan bahan lain seperti adas atau empon-empon, bahan rimpang yang dipergunakan dalam bumbu masakan.

Cara pengolahannya pun mudah. Menurut Ferry, cukup merebus semua bahan dalam air sampai air rebusan menjadi tersisa sekitar separuhnya. Cara ini dimaksudkan agar semua zat berkhasiat yang terkandung dalam bahan dapat larut ke dalam air rebusan. “Sebagai hasil akhirnya, diperoleh rebusan dengan rasa sangat pahit. Khusus jamu pahitan, tidak diberikan gula atau bahan pemanis lain, namun sebagai penawar pahit bisa menggunakan kunir asam,”jelas Ferry.

Dilanjutkan dia, kalau pembuluh darah sampai menyempit apalagi mampet gara-gara penimbunan kolesterol, artinya sirkulasi darah terganggu. Ini bahaya sekali, terutama kalau terjadi pembuluh darah yang ada di jantung atau otak. Keduanya bisa menyebabkan jantung koroner, tekanan darah tinggi, dan stroke.

“Pada umumnya perawatan atau pengobatan yang efektif akan tercipta bila dikombinasikan dengan perubahan gaya hidup dan meminum obat secara teratur sesuai anjuran,” tandasnya.

( M Ferry Wong )

Nasia FI

Sumber : http://www.jurnalbogor.com/?p=46808 

 

 

Kolesterol Melebihi Batas

Jurnal Bogor, 19 Nop 2009

 

Ass. Wr. Wb Pak Ferry. Saya mau bertanya bagaimana cara menurunkan kolesterol? Sebaiknya saya minum atau makan obat herbal apa pak? Kolesterol saya 230, melebihi batas normal, sehingga kepala saya sering pusing-pusing. Terima kasih.

08156374xxxx | Bogor

Jawaban :

Walaikumsalam Wr Wb saudara yang dicintai oleh Allah SWT. Kolesterol adalah lemak berwarna kekuningan dan berbentuk seperti lilin yang diproduksi oleh organ liver (hati). Keberadaan kolesterol dalam proses metabolisme secara menyeluruh di dalam tubuh sangat dibutuhkan seperti pembentukan hormon seks. Keberadaan kolesterol yang terlalu tinggi dalam pembuluh darah akan menyebabkan penyumbatan pembuluh darah, sehingga menjadi pusing. Usahakan hanya makan makanan yang hanya dibutuhkan oleh tubuh seperti sayur, buah, suplemen, menjaga berat badan agar tidak overweight, olahraga secara rutin, menjaga pola makan sehat serta menghindari atau berhenti dari kebiasaan buruk, seperti merokok. Obat herbal yang sering digunakan untuk membantu menurunkan kadar kolesterol adalah silymarin, temulawak, tempuyung, dan daun salam. Apabila masih memerlukan konsultasi lagi dapat mengunjungi Matahati Natural Therapy. Insya Allah diberikan kesembuhan segera oleh Allah SWT. Wassallam .

( M Ferry Wong )

Nasia FI

Sumber : http://www.jurnalbogor.com/?p=64680