|
|
Pintu Langit Dibuka Jurnal
Bogor, 15 August 2010
Yang terpikir tentang hubungan puasa dengan kesehatan adalah pengaruh antara menahan lapar dan dahaga di siang hari terhadap kesehatan. Bila di lihat lebih jauh lagi pengalaman dari dulu tidak ada orang yang mati atau jatuh sakit yang berat akibat berpuasa di bulan Ramadhan. Sedang untuk mereka yang benar-benar sakit, dari sejak awal Allah sudah mengizinkan mereka untuk tidak berpuasa, dan dibolehkan menggantinya dengan membayar fidyah. Tetapi untuk orang yang sehari-hari sehat, menunda makan minum selama 14 jam bukanlah hal yang akan membahayakan kesehatan dan jiwa .
Daya
tahan manusia terhadap tidak adanya makanan dan minuman yang masuk ke
tubuhnya cukup besar. Manusia sehat dapat bertahan hidup selama 2 minggu,
meskipun tanpa makanan sama sekali, asal tetap minum air. Sedangkan jika
selain tidak makan juga tidak minum sama sekali, ia dapat bertahan selama 1
minggu. Jadi dapat dikatakan tidak ada pengaruh buruk bagi manusia
yang hanya berpuasa selama 14 jam . Ketika
pengaruh menahan lapar dan dahaga selama 14 jam di siang hari tidak
berpengaruh terhadap kesehatan, yang sebenarnya lebih besar manfaatnya bagi
kesehatan dalam berpuasa sebenarnya adalah niat dan kemauan untuk menahan
nafsu. Penyakit
muntaber bermula dari akibat tidak menjaga kebersihan makanan dan lingkungan
. Penyakit kelamin bermula dari akibat “membeli” penyakit dari bukan
pasangan suami istri . Penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan
penyakit-penyakit akibat stres (termasuk sakit lambung), itu semua sangat
erat kaitannya dengan ketidakmampuan menahan diri. Tidak mampu menahan diri
ketika melihat pesaing lebih maju, tidak mampu menahan amarah, dan tidak
mampu menahan diri untuk bersabar. Bagi
yang sedang marah, baik yang dipendam maupun dinyatakan, sedang “panas
hati” oleh sebab apa pun, atau sedang dilanda rasa tidak sabar, akan
meningkat kadar hormon katekholamin dalam darahnya. Hormon katekholamin ini
akan memacu denyut jantung, menegangkan otot-otot, dan menaikkan tekanan
darah. Semua itu, jika dibiarkan berlangsung lama, akan membahayakan
kesehatan dan mempercepat proses penuaan.
Sumber : http://www.jurnalbogor.com/?p=119712 |