|

|
Senin
s/d Sabtu :
(pukul
16.00 - 21.00 / perjanjian)
Minggu
:
(sesuai
perjanjian)
Komplek
Oriana Permata Bintaro F18 No. 27
Bintaro
Jaya Sektor 9
Tangerang
Selatan - Banten
Selasa
& Sabtu :
(pukul
10.00 - 15.00)
Pusat
Sehati Indonesia
Jl.
Danau Kelimutu C 3/28, Bogor Baru
(Samping
Masjid Bogor Baru) - Kota Bogor
Senin
& Kamis :
(sesuai
Perjanjian)
Regensi
Melati Mas Blok A 14 no.23
Bumi
Serpong Damai , Tangerang 15139
SIPT
: 448/77/SIPT/DINKES/XII/2010
|
|
Puasa
Sehatkan Emosi
Jurnal
Bogor, 16 August 2010
Rubrik: Halaman
Depan
Yang
terpikir tentang hubungan puasa dengan kesehatan adalah pengaruh antara
menahan lapar dan dahaga di siang hari terhadap kesehatan. Bila di lihat
lebih jauh lagi pengalaman dari dulu tidak ada orang yang mati atau jatuh
sakit yang berat akibat berpuasa di bulan Ramadhan. Sedang untuk mereka yang
benar-benar sakit, dari sejak awal Allah sudah mengizinkan mereka untuk
tidak berpuasa, dan dibolehkan menggantinya dengan membayar fidyah. Tetapi
untuk orang yang sehari-hari sehat, menunda makan minum selama 14 jam
bukanlah hal yang akan membahayakan kesehatan dan jiwa .
Barangsiapa berbuka puasa sehari tanpa rukshah (alasan yang dibenarkan) atau
sakit, maka tidak akan dapat ditebus (dosanya) dengan berpuasa seumur hidup
meskipun dia melakukannya. (HR. Bukhari dan Muslim).
Daya tahan manusia terhadap tidak adanya makanan dan minuman yang masuk ke
tubuhnya cukup besar. Manusia sehat dapat bertahan hidup selama 2 minggu,
meskipun tanpa makanan sama sekali, asal tetap minum air. Sedangkan jika
selain tidak makan juga tidak minum sama sekali, ia dapat bertahan selama 1
minggu. Jadi dapat dikatakan tidak ada pengaruh buruk bagi manusia
yang hanya berpuasa selama 14 jam .
Penelitiaan medis terhadap orang yang berpuasa di bulan Ramadhan pernah
dilakukan oleh Muazzam dan Khaleque dan dilaporkan dalam majalah Journal of
Tropical Medicine pada 1959. Juga oleh Chassain dan Hubert, yang dilaporkan
dalam Journal of Physiology pada 1968.
Mereka menemukan bahwa tidak ada perubahan kadar unsur kimia dalam darah
orang berpuasa selama bulan Ramadhan. Kadar gula darah memang menurun lebih
rendah daripada biasanya pada saat-saat menjelang magrib, tetapi tidak
sampai membahayakan kesehatan. Kadar asam lambung akan meningkat pada saat
menjelang magrib di hari-hari pertama puasa, tetapi selanjutnya akan kembali
menjadi normal. Barangkali itu pula sebabnya puasa diwajibkan hanya
kira-kira 14 jam saja.
Ketika pengaruh menahan lapar dan dahaga selama 14 jam di siang hari tidak
berpengaruh terhadap kesehatan, yang sebenarnya lebih besar manfaatnya bagi
kesehatan dalam berpuasa sebenarnya adalah niat dan kemauan untuk menahan
nafsu.
Sebagian besar penyakit yang diderita manusia berkaitan dengan
perilaku manusia , seperti penyakit infeksi, muntaber, jantung, stres,
kista, tumor, kanker erat kaitannya dengan perilaku tidak sehat
manusia.
Penyakit muntaber bermula dari akibat tidak menjaga kebersihan makanan dan
lingkungan . Penyakit kelamin bermula dari akibat “membeli” penyakit
dari bukan pasangan suami istri . Penyakit jantung, tekanan darah tinggi,
dan penyakit-penyakit akibat stres (termasuk sakit lambung), itu semua
sangat erat kaitannya dengan ketidakmampuan menahan diri. Tidak mampu
menahan diri ketika melihat pesaing lebih maju, tidak mampu menahan amarah,
dan tidak mampu menahan diri untuk bersabar.
Bagi yang sedang marah, baik yang dipendam maupun dinyatakan, sedang
“panas hati” oleh sebab apa pun, atau sedang dilanda rasa tidak sabar,
akan meningkat kadar hormon katekholamin dalam darahnya. Hormon katekholamin
ini akan memacu denyut jantung, menegangkan otot-otot, dan menaikkan tekanan
darah. Semua itu, jika dibiarkan berlangsung lama, akan membahayakan
kesehatan dan mempercepat proses penuaan.
Ingat akan puasa ketika hendak marah, ketika tidak sabar, atau ketika panas
hati, akan mematahkan terjadinya peningkatan kadar hormon kelompok
katekholamin dalam darah. Efek inilah yang sebenarnya lebih besar
pengaruhnya terhadap kesehatan dalam pengertian yang positif, karena ia akan
menghindarkan seseorang dari efek buruk akibat kadar hormon kelompok
katekholamin yang meningkat secara berlebihan ketika orang marah, kesal,
panas hati, dan tidak sabar.
Puasa sebenarnya mengandung pesan agar orang menghindari perilaku yang tidak
sehat, termasuk perilaku yang didorong oleh emosi. Hanya dengan demikian
puasa akan memberi manfaat yang besar terhadap kesehatan dan membantu
memperpanjang harapan hidup. WAALLAHUALAM !!!
Sumber
: http://www.jurnalbogor.com/?p=119993
|

Komposisi
:
*
Andrographis Paniculata (Sambiloto) 25
mg
*
Centela Asiatica (Pegagan)
25 mg
*
Gryptophylum Pictum (Daun Ungu)
25 mg
*
Curcuma Xanthorizza (Temulawak) 10
mg
Botol
isi : 30's kapsul
POM
TR 103 310 301
HNA
: Rp. 60.000,-
Pengiriman
melalui jasa kurir TIKI. |
Natural
Fit
Manfaat
:
*
Membantu sirkulasi darah
*
Membantu memelihara daya tahan tubuh
*
Menambah stamina dengan lancarnya peredaran darah
*
Menjaga fungsi liver tetap prima walaupun ada gangguan polusi,
stress karena terlalu banyak bekerja , makan - makanan yang
banyak mengandung lemak, dll
*
Menjaga kadar lemak dan kolesterol darah tetap stabil.
*
Menjaga stabilitas penderita hepatitis .
*
Memperbaiki dinding sel dari sisi protein.
*
Meningkatkan produksi dan aliran cairan empedu, sehingga
dapat meningkatkan sistem pencernaan
*
Mengikat
toxin dalam darah
* Merangsang
RNA polimerase A
* Membantu
melindungi hati dari kerusakan yang disebabkan oleh
terapi
antiretroviral ( ART ) pada orang HIV .
Cara
pemakaian :
Pencegahan
: 1 - 2 Kapsul
Keluhan
: 3 x 1 - 2 kapsul |
|