|
|
Akupunktur untuk Atasi Kerontokan Rambut Akupunktur makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David Sungahandra misalnya, biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus, Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang. Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini, banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak. Meski begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat, obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina.
Jarum Seven Star Bicara soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali, dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,” ujarnya. Tahap awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di kepala. Setelah membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah dibaluri dengan jahe,” katanya. Kegiatan pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun, kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit.
Keramas Lidah Buaya Setelah rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan kerontokan rambut lagi,” ungkapnya.Penulis:
Hendra Priantono ; Sumber: Senior
Akupunktur
untuk Atasi Kerontokan Rambut Akupunktur
makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan
penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David
Sungahandra misalnya,
biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali
rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus,
Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang.
Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi
di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya
harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan
teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi
chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini,
banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak. Meski
begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat,
obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping
akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina. Jarum
Seven Star Bicara
soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali,
dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi
untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab
rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat
fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di
organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,”
ujarnya. Tahap
awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa
nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan
nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien
yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah
kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu
merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di
kepala. Setelah
membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat
dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven
star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien
dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang
dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah
dibaluri dengan jahe,” katanya. Kegiatan
pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan
itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini
kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering
pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di
atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun,
kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit. Keramas
Lidah Buaya Setelah
rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga
hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan
pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan
membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia
juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi
harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah
dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah
pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani
terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan
creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan
pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan
sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan
kerontokan rambut lagi,” ungkapnya. Penulis:
Hendra Priantono ; Sumber: Senior
Akupunktur
untuk Atasi Kerontokan Rambut Akupunktur
makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan
penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David
Sungahandra misalnya,
biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali
rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus,
Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang.
Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi
di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya
harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan
teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi
chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini,
banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak. Meski
begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat,
obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping
akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina. Jarum
Seven Star Bicara
soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali,
dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi
untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab
rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat
fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di
organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,”
ujarnya. Tahap
awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa
nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan
nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien
yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah
kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu
merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di
kepala. Setelah
membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat
dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven
star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien
dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang
dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah
dibaluri dengan jahe,” katanya. Kegiatan
pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan
itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini
kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering
pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di
atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun,
kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit. Keramas
Lidah Buaya Setelah
rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga
hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan
pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan
membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia
juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi
harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah
dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah
pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani
terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan
creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan
pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan
sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan
kerontokan rambut lagi,” ungkapnya. Penulis:
Hendra Priantono ; Sumber: Senior
Akupunktur
untuk Atasi Kerontokan Rambut Akupunktur
makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan
penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David
Sungahandra misalnya,
biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali
rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus,
Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang.
Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi
di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya
harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan
teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi
chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini,
banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak. Meski
begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat,
obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping
akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina. Jarum
Seven Star Bicara
soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali,
dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi
untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab
rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat
fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di
organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,”
ujarnya. Tahap
awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa
nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan
nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien
yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah
kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu
merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di
kepala. Setelah
membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat
dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven
star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien
dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang
dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah
dibaluri dengan jahe,” katanya. Kegiatan
pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan
itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini
kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering
pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di
atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun,
kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit. Keramas
Lidah Buaya Setelah
rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga
hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan
pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan
membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia
juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi
harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah
dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah
pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani
terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan
creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan
pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan
sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan
kerontokan rambut lagi,” ungkapnya. Penulis:
Hendra Priantono ; Sumber: Senior
Akupunktur
untuk Atasi Kerontokan Rambut Akupunktur
makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan
penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David
Sungahandra misalnya,
biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali
rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus,
Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang.
Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi
di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya
harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan
teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi
chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini,
banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak. Meski
begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat,
obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping
akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina. Jarum
Seven Star Bicara
soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali,
dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi
untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab
rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat
fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di
organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,”
ujarnya. Tahap
awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa
nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan
nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien
yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah
kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu
merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di
kepala. Setelah
membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat
dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven
star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien
dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang
dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah
dibaluri dengan jahe,” katanya. Kegiatan
pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan
itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini
kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering
pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di
atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun,
kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit. Keramas
Lidah Buaya Setelah
rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga
hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan
pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan
membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia
juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi
harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah
dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah
pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani
terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan
creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan
pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan
sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan
kerontokan rambut lagi,” ungkapnya. Penulis:
Hendra Priantono ; Sumber: Senior
Akupunktur
untuk Atasi Kerontokan Rambut Akupunktur
makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan
penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David
Sungahandra misalnya,
biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali
rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus,
Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang.
Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi
di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya
harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan
teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi
chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini,
banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak. Meski
begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat,
obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping
akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina. Jarum
Seven Star Bicara
soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali,
dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi
untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab
rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat
fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di
organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,”
ujarnya. Tahap
awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa
nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan
nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien
yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah
kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu
merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di
kepala. Setelah
membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat
dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven
star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien
dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang
dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah
dibaluri dengan jahe,” katanya. Kegiatan
pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan
itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini
kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering
pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di
atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun,
kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit. Keramas
Lidah Buaya Setelah
rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga
hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan
pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan
membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia
juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi
harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah
dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah
pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani
terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan
creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan
pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan
sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan
kerontokan rambut lagi,” ungkapnya. Penulis:
Hendra Priantono ; Sumber: Senior
Akupunktur
untuk Atasi Kerontokan Rambut Akupunktur
makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan
penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David
Sungahandra misalnya,
biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali
rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus,
Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang.
Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi
di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya
harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan
teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi
chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini,
banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak. Meski
begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat,
obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping
akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina. Jarum
Seven Star Bicara
soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali,
dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi
untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab
rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat
fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di
organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,”
ujarnya. Tahap
awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa
nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan
nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien
yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah
kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu
merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di
kepala. Setelah
membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat
dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven
star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien
dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang
dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah
dibaluri dengan jahe,” katanya. Kegiatan
pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan
itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini
kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering
pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di
atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun,
kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit. Keramas
Lidah Buaya Setelah
rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga
hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan
pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan
membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia
juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi
harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah
dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah
pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani
terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan
creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan
pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan
sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan
kerontokan rambut lagi,” ungkapnya. Penulis:
Hendra Priantono ; Sumber: Senior
Akupunktur
untuk Atasi Kerontokan Rambut Akupunktur
makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan
penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David
Sungahandra misalnya,
biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali
rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus,
Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang.
Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi
di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya
harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan
teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi
chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini,
banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak. Meski
begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat,
obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping
akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina. Jarum
Seven Star Bicara
soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali,
dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi
untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab
rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat
fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di
organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,”
ujarnya. Tahap
awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa
nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan
nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien
yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah
kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu
merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di
kepala. Setelah
membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat
dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven
star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien
dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang
dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah
dibaluri dengan jahe,” katanya. Kegiatan
pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan
itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini
kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering
pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di
atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun,
kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit. Keramas
Lidah Buaya Setelah
rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga
hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan
pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan
membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia
juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi
harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah
dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah
pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani
terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan
creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan
pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan
sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan
kerontokan rambut lagi,” ungkapnya. Penulis:
Hendra Priantono ; Sumber: Senior
Akupunktur
untuk Atasi Kerontokan Rambut Akupunktur
makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan
penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David
Sungahandra misalnya,
biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali
rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus,
Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang.
Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi
di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya
harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan
teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi
chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini,
banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak. Meski
begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat,
obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping
akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina. Jarum
Seven Star Bicara
soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali,
dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi
untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab
rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat
fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di
organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,”
ujarnya. Tahap
awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa
nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan
nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien
yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah
kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu
merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di
kepala. Setelah
membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat
dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven
star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien
dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang
dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah
dibaluri dengan jahe,” katanya. Kegiatan
pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan
itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini
kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering
pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di
atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun,
kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit. Keramas
Lidah Buaya Setelah
rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga
hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan
pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan
membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia
juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi
harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah
dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah
pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani
terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan
creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan
pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan
sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan
kerontokan rambut lagi,” ungkapnya. Penulis:
Hendra Priantono ; Sumber: Senior
Akupunktur
untuk Atasi Kerontokan Rambut Akupunktur
makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan
penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David
Sungahandra misalnya,
biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali
rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus,
Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang.
Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi
di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya
harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan
teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi
chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini,
banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak. Meski
begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat,
obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping
akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina. Jarum
Seven Star Bicara
soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali,
dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi
untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab
rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat
fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di
organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,”
ujarnya. Tahap
awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa
nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan
nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien
yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah
kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu
merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di
kepala. Setelah
membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat
dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven
star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien
dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang
dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah
dibaluri dengan jahe,” katanya. Kegiatan
pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan
itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini
kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering
pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di
atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun,
kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit. Keramas
Lidah Buaya Setelah
rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga
hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan
pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan
membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia
juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi
harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah
dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah
pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani
terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan
creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan
pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan
sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan
kerontokan rambut lagi,” ungkapnya. Penulis:
Hendra Priantono ; Sumber: Senior
Akupunktur
untuk Atasi Kerontokan Rambut Akupunktur
makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan
penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David
Sungahandra misalnya,
biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali
rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus,
Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang.
Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi
di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya
harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan
teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi
chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini,
banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak. Meski
begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat,
obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping
akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina. Jarum
Seven Star Bicara
soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali,
dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi
untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab
rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat
fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di
organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,”
ujarnya. Tahap
awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa
nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan
nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien
yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah
kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu
merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di
kepala. Setelah
membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat
dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven
star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien
dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang
dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah
dibaluri dengan jahe,” katanya. Kegiatan
pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan
itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini
kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering
pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di
atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun,
kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit. Keramas
Lidah Buaya Setelah
rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga
hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan
pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan
membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia
juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi
harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah
dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah
pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani
terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan
creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan
pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan
sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan
kerontokan rambut lagi,” ungkapnya. Penulis:
Hendra Priantono ; Sumber: Senior
Akupunktur
untuk Atasi Kerontokan Rambut Akupunktur
makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan
penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David
Sungahandra misalnya,
biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali
rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus,
Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang.
Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi
di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya
harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan
teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi
chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini,
banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak. Meski
begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat,
obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping
akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina. Jarum
Seven Star Bicara
soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali,
dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi
untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab
rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat
fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di
organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,”
ujarnya. Tahap
awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa
nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan
nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien
yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah
kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu
merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di
kepala. Setelah
membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat
dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven
star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien
dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang
dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah
dibaluri dengan jahe,” katanya. Kegiatan
pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan
itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini
kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering
pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di
atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun,
kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit. Keramas
Lidah Buaya Setelah
rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga
hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan
pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan
membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia
juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi
harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah
dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah
pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani
terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan
creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan
pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan
sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan
kerontokan rambut lagi,” ungkapnya. Penulis:
Hendra Priantono ; Sumber: Senior
Akupunktur
untuk Atasi Kerontokan Rambut Akupunktur
makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan
penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David
Sungahandra misalnya,
biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali
rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus,
Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang.
Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi
di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya
harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan
teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi
chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini,
banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak. Meski
begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat,
obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping
akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina. Jarum
Seven Star Bicara
soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali,
dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi
untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab
rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat
fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di
organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,”
ujarnya. Tahap
awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa
nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan
nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien
yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah
kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu
merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di
kepala. Setelah
membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat
dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven
star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien
dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang
dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah
dibaluri dengan jahe,” katanya. Kegiatan
pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan
itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini
kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering
pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di
atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun,
kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit. Keramas
Lidah Buaya Setelah
rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga
hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan
pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan
membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia
juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi
harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah
dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah
pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani
terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan
creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan
pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan
sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan
kerontokan rambut lagi,” ungkapnya. Penulis:
Hendra Priantono ; Sumber: Senior
Akupunktur
untuk Atasi Kerontokan Rambut Akupunktur
makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan
penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David
Sungahandra misalnya,
biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali
rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus,
Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang.
Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi
di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya
harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan
teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi
chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini,
banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak. Meski
begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat,
obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping
akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina. Jarum
Seven Star Bicara
soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali,
dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi
untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab
rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat
fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di
organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,”
ujarnya. Tahap
awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa
nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan
nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien
yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah
kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu
merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di
kepala. Setelah
membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat
dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven
star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien
dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang
dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah
dibaluri dengan jahe,” katanya. Kegiatan
pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan
itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini
kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering
pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di
atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun,
kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit. Keramas
Lidah Buaya Setelah
rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga
hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan
pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan
membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia
juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi
harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah
dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah
pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani
terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan
creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan
pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan
sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan
kerontokan rambut lagi,” ungkapnya. Penulis:
Hendra Priantono ; Sumber: Senior
|