SmS : 0812 8657 6168

mferrywong@yahoo.com

 

Konseling & Terapi

Senin s/d Sabtu :

(pukul 16.00 - 21.00 / perjanjian)

Minggu :

(sesuai perjanjian)

Komplek Oriana Permata Bintaro F18 No. 27

Bintaro Jaya Sektor 9

Tangerang Selatan - Banten

 

Selasa & Sabtu :

(pukul 10.00 - 15.00)

Pusat Sehati Indonesia

Jl. Danau Kelimutu C 3/28, Bogor Baru

(Samping Masjid Bogor Baru) - Kota Bogor

 

Senin & Kamis :

(sesuai Perjanjian)

Regensi Melati Mas Blok A 14 no.23

Bumi Serpong Damai , Tangerang 15139

 

SIPT : 448/77/SIPT/DINKES/XII/2010

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Akupunktur untuk Atasi Kerontokan Rambut

Akupunktur makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David Sungahandra misalnya, biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus, Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang. Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini, banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak.

Meski begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat, obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina.

 

Jarum Seven Star

Bicara soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali, dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,” ujarnya.

Tahap awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di kepala.

Setelah membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah dibaluri dengan jahe,” katanya.

Kegiatan pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun, kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit.

 

Keramas Lidah Buaya

Setelah rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan kerontokan rambut lagi,” ungkapnya.

Penulis: Hendra Priantono ; Sumber: Senior

Akupunktur untuk Atasi Kerontokan Rambut

Akupunktur makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David Sungahandra misalnya, biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus, Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang. Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini, banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak.

Meski begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat, obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina.

 

Jarum Seven Star

Bicara soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali, dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,” ujarnya.

Tahap awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di kepala.

Setelah membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah dibaluri dengan jahe,” katanya.

Kegiatan pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun, kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit.

 

Keramas Lidah Buaya

Setelah rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan kerontokan rambut lagi,” ungkapnya.

Penulis: Hendra Priantono ; Sumber: Senior

Akupunktur untuk Atasi Kerontokan Rambut

Akupunktur makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David Sungahandra misalnya, biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus, Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang. Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini, banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak.

Meski begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat, obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina.

 

Jarum Seven Star

Bicara soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali, dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,” ujarnya.

Tahap awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di kepala.

Setelah membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah dibaluri dengan jahe,” katanya.

Kegiatan pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun, kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit.

 

Keramas Lidah Buaya

Setelah rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan kerontokan rambut lagi,” ungkapnya.

Penulis: Hendra Priantono ; Sumber: Senior

Akupunktur untuk Atasi Kerontokan Rambut

Akupunktur makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David Sungahandra misalnya, biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus, Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang. Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini, banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak.

Meski begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat, obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina.

 

Jarum Seven Star

Bicara soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali, dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,” ujarnya.

Tahap awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di kepala.

Setelah membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah dibaluri dengan jahe,” katanya.

Kegiatan pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun, kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit.

 

Keramas Lidah Buaya

Setelah rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan kerontokan rambut lagi,” ungkapnya.

Penulis: Hendra Priantono ; Sumber: Senior

Akupunktur untuk Atasi Kerontokan Rambut

Akupunktur makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David Sungahandra misalnya, biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus, Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang. Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini, banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak.

Meski begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat, obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina.

 

Jarum Seven Star

Bicara soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali, dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,” ujarnya.

Tahap awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di kepala.

Setelah membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah dibaluri dengan jahe,” katanya.

Kegiatan pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun, kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit.

 

Keramas Lidah Buaya

Setelah rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan kerontokan rambut lagi,” ungkapnya.

Penulis: Hendra Priantono ; Sumber: Senior

Akupunktur untuk Atasi Kerontokan Rambut

Akupunktur makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David Sungahandra misalnya, biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus, Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang. Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini, banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak.

Meski begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat, obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina.

 

Jarum Seven Star

Bicara soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali, dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,” ujarnya.

Tahap awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di kepala.

Setelah membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah dibaluri dengan jahe,” katanya.

Kegiatan pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun, kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit.

 

Keramas Lidah Buaya

Setelah rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan kerontokan rambut lagi,” ungkapnya.

Penulis: Hendra Priantono ; Sumber: Senior

Akupunktur untuk Atasi Kerontokan Rambut

Akupunktur makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David Sungahandra misalnya, biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus, Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang. Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini, banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak.

Meski begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat, obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina.

 

Jarum Seven Star

Bicara soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali, dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,” ujarnya.

Tahap awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di kepala.

Setelah membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah dibaluri dengan jahe,” katanya.

Kegiatan pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun, kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit.

 

Keramas Lidah Buaya

Setelah rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan kerontokan rambut lagi,” ungkapnya.

Penulis: Hendra Priantono ; Sumber: Senior

Akupunktur untuk Atasi Kerontokan Rambut

Akupunktur makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David Sungahandra misalnya, biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus, Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang. Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini, banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak.

Meski begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat, obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina.

 

Jarum Seven Star

Bicara soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali, dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,” ujarnya.

Tahap awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di kepala.

Setelah membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah dibaluri dengan jahe,” katanya.

Kegiatan pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun, kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit.

 

Keramas Lidah Buaya

Setelah rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan kerontokan rambut lagi,” ungkapnya.

Penulis: Hendra Priantono ; Sumber: Senior

Akupunktur untuk Atasi Kerontokan Rambut

Akupunktur makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David Sungahandra misalnya, biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus, Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang. Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini, banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak.

Meski begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat, obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina.

 

Jarum Seven Star

Bicara soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali, dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,” ujarnya.

Tahap awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di kepala.

Setelah membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah dibaluri dengan jahe,” katanya.

Kegiatan pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun, kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit.

 

Keramas Lidah Buaya

Setelah rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan kerontokan rambut lagi,” ungkapnya.

Penulis: Hendra Priantono ; Sumber: Senior

Akupunktur untuk Atasi Kerontokan Rambut

Akupunktur makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David Sungahandra misalnya, biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus, Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang. Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini, banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak.

Meski begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat, obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina.

 

Jarum Seven Star

Bicara soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali, dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,” ujarnya.

Tahap awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di kepala.

Setelah membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah dibaluri dengan jahe,” katanya.

Kegiatan pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun, kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit.

 

Keramas Lidah Buaya

Setelah rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan kerontokan rambut lagi,” ungkapnya.

Penulis: Hendra Priantono ; Sumber: Senior

Akupunktur untuk Atasi Kerontokan Rambut

Akupunktur makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David Sungahandra misalnya, biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus, Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang. Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini, banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak.

Meski begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat, obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina.

 

Jarum Seven Star

Bicara soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali, dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,” ujarnya.

Tahap awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di kepala.

Setelah membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah dibaluri dengan jahe,” katanya.

Kegiatan pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun, kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit.

 

Keramas Lidah Buaya

Setelah rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan kerontokan rambut lagi,” ungkapnya.

Penulis: Hendra Priantono ; Sumber: Senior

Akupunktur untuk Atasi Kerontokan Rambut

Akupunktur makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David Sungahandra misalnya, biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus, Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang. Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini, banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak.

Meski begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat, obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina.

 

Jarum Seven Star

Bicara soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali, dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,” ujarnya.

Tahap awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di kepala.

Setelah membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah dibaluri dengan jahe,” katanya.

Kegiatan pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun, kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit.

 

Keramas Lidah Buaya

Setelah rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan kerontokan rambut lagi,” ungkapnya.

Penulis: Hendra Priantono ; Sumber: Senior

Akupunktur untuk Atasi Kerontokan Rambut

Akupunktur makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David Sungahandra misalnya, biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus, Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang. Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini, banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak.

Meski begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat, obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina.

 

Jarum Seven Star

Bicara soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali, dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,” ujarnya.

Tahap awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di kepala.

Setelah membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah dibaluri dengan jahe,” katanya.

Kegiatan pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun, kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit.

 

Keramas Lidah Buaya

Setelah rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan kerontokan rambut lagi,” ungkapnya.

Penulis: Hendra Priantono ; Sumber: Senior

Akupunktur untuk Atasi Kerontokan Rambut

Akupunktur makin lazim digunakan untuk berbagai keperluan. Selain untuk penyembuhan penyakit, masalah kecantikan pun bisa mengandalkan manfaatnya. David Sungahandra misalnya, biasa menangani pasien yang ingin menyusutkan perut dan menumbuhkan kembali rambut yang rontok. Menurut David Sungahandra, akupunturis di Klinik Lotus, Jakarta Barat, botak terjadi karena energi chi di daerah kepala seimbang. Penyebab lain, selain pola hidup kurang sehat, bisa pula karena energi chi di paru-paru kurang baik, sehingga pertumbuhan rambut. “Karena itu, chinya harus diseimbangkan,” katanya. Untuk menyeimbangkan chi, David menggunakan teknik akupunktur. Baginya, akupunktur digunakan untuk membangkitkan energi chi yang kurang seimbang dalam tubuh manusia. Sejauh pengalaman selama ini, banyak pasien “sembuh” dari kerontokan rambut atau botak.

Meski begitu, ada juga pasien yang datang padanya dengan keluhan asam urat, obesitas, migrain, diabetes, stroke, atau penyakit dalam lainnya. Di samping akupunktur, David masih membekali pasiennya seduhan obat tradisonal Cina.

 

Jarum Seven Star

Bicara soal kebotakan, David menjanjikan “perbaikan” setelah terapi 24 kali, dengan rentang waktu tiga bulan. “Sebenarnya lamanya terapi untuk setiap kasus kebotakan tidak bisa dipukul rata, tergantung penyebab rontoknya rambut. Misalnya saja, setelah dideteksi rambut rontok akibat fungsi paru-paru yang kurang baik, saya akan memperbaiki dulu titik-titik di organ tubuh tersebut. Bisa juga di organ lainnya, seperti di ginjal,” ujarnya.

Tahap awal pengobatan, di samping melakukan wawancara singkat, ia akan memeriksa nadi di tangan untuk 10 titik paru-paru dan jantung. Saat pemeriksaan dengan nadi, ia kadang-kadang merasakan getaran di titik-titik organ tubuh pasien yang mengalami gangguan. Setelah itu, ia akan membalurkan jahe di daerah kepala yang mengalami kebotakan. Katanya, jahe tersebut berfungsi membantu merangsang akar-akar rambut. Jahe, menurutnya, juga memberi rasa hangat di kepala.

Setelah membalurkan jahe, ia akan memukul-mukul kepala tersebut dengan alat terbuat dari plastik yang berujung tujuh jarum kecil. Alat itu dinamainya seven star, berfungsi sebagai jarum akupuntur. “Saat kepala pasien dipukul-pukul, akan mengeluarkan darah. Tapi, tidak sebanyak yang dibayangkan orang. Rasa sakit juga jauh berkurang karena kulit kepala sudah dibaluri dengan jahe,” katanya.

Kegiatan pukul-memukul itu dilakukannya selama 10 menit. Setelah terapi pemukulan itu, David akan membalurkan jahe kembali di kepala pasien. Sampai di sini kegiatan itu selesai. Namun, bila ada tambahan keluhan, seperti sering pusing, ia akan menusukkan tiga jarum khusus di kepala. Satu jarum tepat di atas ubun-ubun. Kedua jarum lainnya terletak di dua jari dari ubun-ubun, kiri dan kanan. Lamanya penusukan sekitar 15 menit.

 

Keramas Lidah Buaya

Setelah rangkaian terapi di atas selesai, ia akan meminta pasien datang kembali tiga hari kemudian untuk menjalani terapi serupa. Selain itu, ia menyarankan pasien mengonsumsi lidah buaya sehari sekali. Lidah buaya, menurutnya, akan membantu menghilangkan kotoran di dalam paru-paru. Ia juga mengingatkan pasiennya untuk tidak mandi selama sehari semalam. Pagi harinya, sebelum mandi, kepala pasien dibalur dengan lidah buaya yang telah dihaluskan. Baluran lidah buaya itu didiamkan selama 30 menit. Barulah pasien diperbolehkan mandi dan keramas. Selama dan sesudah menjalani terapinya, ia tidak menganjurkan pasien untuk terlalu sering melakukan creambath di salon. “Saya takut, terapis di salon malah melakukan pemijatan di titik-titik yang salah. Misalnya, titik-titik yang ditekan sebenarnya tidak diperbolehkan ditekan. Kesalahan itu bisa mengakibatkan kerontokan rambut lagi,” ungkapnya.

Penulis: Hendra Priantono ; Sumber: Senior

 

 

Komposisi :

* Andrographis Paniculata (Sambiloto)      25 mg

* Centela Asiatica (Pegagan)                     25 mg

* Gryptophylum Pictum (Daun Ungu)         25 mg

* Curcuma Xanthorizza (Temulawak)       10 mg

 

 

Botol isi : 30's kapsul

POM TR 103 310 301

HNA : Rp. 60.000,-

 

Pengiriman melalui jasa kurir TIKI.

Natural Fit

 

Manfaat :

*  Membantu sirkulasi darah

*  Membantu memelihara daya tahan tubuh

*  Menambah stamina dengan lancarnya peredaran darah

*  Menjaga fungsi liver tetap prima walaupun ada gangguan polusi,

    stress karena terlalu banyak bekerja , makan - makanan yang

    banyak mengandung lemak, dll

*  Menjaga kadar lemak dan kolesterol darah tetap stabil.

*  Menjaga stabilitas penderita hepatitis .

*  Memperbaiki dinding sel dari sisi protein.

*  Meningkatkan produksi dan aliran cairan empedu, sehingga  

    dapat meningkatkan sistem pencernaan

Mengikat toxin dalam darah

*  Merangsang RNA polimerase A

*  Membantu melindungi hati dari kerusakan yang disebabkan oleh

    terapi antiretroviral ( ART ) pada orang HIV .

Cara pemakaian :

Pencegahan            : 1 - 2 Kapsul

Keluhan                  : 3 x 1 - 2 kapsul